Oleh: PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KARDIOVASKULAR INDONESIA
Kategori: Ilmu Kedokteran
Tahun Terbit: 2015
Pedoman ini adalah panduan klinis untuk para dokter dalam menangani Sindrom Koroner Akut (SKA) di Indonesia. SKA adalah masalah kardiovaskular utama yang menyebabkan angka perawatan dan kematian yang tinggi. Pedoman ini menggabungkan rekomendasi dari berbagai panduan internasional, seperti dari ACC/AHA dan ESC, yang disesuaikan dengan kondisi di Indonesia. Buku ini dibagi menjadi beberapa bagian utama: Pendahuluan dan Klasifikasi Rekomendasi: Menjelaskan SKA sebagai manifestasi akut dari plak ateroma yang pecah dan klasifikasi rekomendasi berdasarkan tingkat bukti penelitian. Diagnosis SKA: Pedoman ini membagi SKA menjadi tiga jenis: Infark Miokard dengan elevasi segmen ST (STEMI), Infark Miokard non elevasi segmen ST (NSTEMI), dan Angina Pektoris tidak stabil (UAP). Diagnosis ditegakkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, EKG, dan pemeriksaan marka jantung. Tindakan Umum dan Langkah Awal: Langkah awal penanganan di ruang gawat darurat adalah terapi yang disingkat MONA (Morfin, Oksigen, Nitrat, Aspirin). Penatalaksanaan Angina Pektoris Tidak Stabil dan NSTEMI: Fokus pada diagnosis, stratifikasi risiko menggunakan skor seperti TIMI dan GRACE, serta terapi anti-iskemia, antiplatelet, dan antikoagulan. Penatalaksanaan STEMI: Penanganan dimulai dari kontak medis pertama, dengan penekanan pada minimalisasi keterlambatan ("delay") dalam diagnosis dan terapi reperfusi. Pedoman ini membandingkan dua metode reperfusi: Intervensi Koroner Perkutan (IKP) primer dan terapi fibrinolitik. Manajemen Jangka Panjang dan Komplikasi: Buku ini juga membahas manajemen jangka panjang dan pencegahan sekunder untuk pasien yang telah pulih, serta penanganan komplikasi STEMI seperti gagal jantung, aritmia, dan komplikasi mekanis.