Glomerulonefritis Akut Pasca Streptokokus (GNAPS)

Oleh: Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)

Cover Image

Kategori: Ilmu Kedokteran

Tahun Terbit: 2009

Deskripsi

Buku ini adalah Pedoman Pelayanan Medis yang diterbitkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) untuk Glomerulonefritis Akut Pasca Streptokokus (GNAPS). GNAPS merupakan sindrom nefritik akut yang terjadi sebagai komplikasi non-supuratif setelah infeksi Streptococcus β-hemolyticus grup A pada faring atau kulit. Pedoman ini memberikan panduan komprehensif mengenai diagnosis dan tatalaksana GNAPS, meliputi: Definisi dan Epidemiologi: Menjelaskan GNAPS sebagai peradangan glomerulus secara mendadak akibat respons imun terhadap infeksi streptokokus. Dulu, GNAPS lebih sering terjadi setelah infeksi kulit streptokokus, tetapi sekarang lebih banyak terjadi setelah infeksi saluran napas atas. Manifestasi Klinis: Gejala utama GNAPS adalah edema (bengkak pada kelopak mata dan tungkai), hematuria (kencing berwarna merah atau coklat), dan hipertensi (peningkatan tekanan darah). Gejala-gejala ini biasanya muncul 1-2 minggu setelah infeksi faring atau 3-6 minggu setelah infeksi kulit. Diagnosis dan Tatalaksana: Buku ini menguraikan kriteria diagnostik dan berbagai pemeriksaan penunjang, seperti urinalisis dan uji serologis. Tatalaksana yang disarankan meliputi terapi antibiotik (penisilin), penanganan edema dan hipertensi, serta edukasi tentang prognosis penyakit. Pedoman ini menjadi referensi penting bagi para dokter anak dan profesional kesehatan lainnya dalam memberikan pelayanan yang optimal untuk pasien GNAPS.