Oleh: Dr. Anggraini Alam, dr., SpA(K)
Kategori: Ilmu Kedokteran
Tahun Terbit: 2018
Dokumen ini memaparkan diagnosis dan penatalaksanaan penyakit Difteri pada anak, dengan membagikan pengalaman klinis dari rumah sakit rujukan. Difteri disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae toksigenik , yang menghasilkan eksotoksin yang menyebabkan nekrosis jaringan dan pembentukan pseudomembran yang khas, serta kerusakan pada organ rentan seperti otot jantung, ginjal, dan saraf. Komplikasi yang paling fatal dari difteri adalah obstruksi jalan napas dan miokarditis. Materi ini menyoroti bahwa cakupan imunisasi yang rendah menjadi salah satu penyebab utama terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) difteri di Indonesia.